Image by Cool Text: Free Logos and Buttons - Create An Image Just Like This
salam sukses. perkenalkan kami lila grosir, toko online murah yang menyediakan berbagai macam jilbab syar'i cantik untuk berbagai tingkat umur. kami melayani eceran dan grosir yang siap dikirim keseluruh wilayah Indonesia. CP. 0896 9360 4841
Rabu, 16 Januari 2013
Selasa, 15 Januari 2013
create reading culture
example “Analytical paragraph”
Interesting of reading is more
important than only able to read. As we know that book is the window of word.
By book, we can open our minded and enrich our experiences. But unfortunately,
many people don’t understand how most important interesting in reading book or
reading culture. Whereas, getting book is easier because every district has
general library, every school has library and wherever has book store.
Especially in Malang, there is a book store namely Willis book store, there are
so many book that it is cheaper than Gramedia book store. This problem has no
the nexus of facilities or the price of book. Overall, lacking of motivation
and understanding how important in reading book, most of students dislike
reading books.
The teachers who very close to the
world of education and the parents are as guide of children in home, they must
know how to create reading culture as solving above problem. As the teachers have
to give motivation and understanding how important in reading book by making
interesting technique to read book, and the teachers have to drill students in
understanding of book. As the parents are as guide of children in home, they
have to create the same hobby like reading then they make family’s library in
home. I guess, by family’s library in home can attract children in interesting
of reading book, because family’s library can be enjoying place to gather with
family. The other hand, the parents invite the children to go hunting book is
more frequently than going to mall for shopping.
Having motivation and understanding
how important of reading book will create students who have high knowledge. To
make real this case, the teachers and the parents have to make collaboration in
creating of reading culture. So that way, culture reading will spread in
Indonesia.
puisi cinta cahaya mata- kekasih hati
|
|
Sebenarnya
ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku ....
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku ....
Langganan:
Komentar (Atom)